Monday, September 2, 2013

Server Side Scripting vs Client Side Scripting



Pengertian

Server-side Scripting adalah teknologi Web Server dimana request oleh user dipenuhi dengan cara menjalankan script langsung pada web server untuk menghasilkan halaman HTML dinamis. Server-side scripting adalah teknik yang digunakan dalam desain website yang melibatkan script embedding dalam kode sumber HTML yang menghasilkan permintaan klien ke server situs web yang sedang ditangani oleh script server-side yang sedang dijalankan sebelum server merespon permintaan klien.

Client side scripting (CSS), merupakan jenis script yang pengolahannya dilakukan di sisi client. pengolahan disini berarti “di terjemahkan/ interpreted”. yang memiliki tugas untuk menterjemahkan, script jenis ini disisi client adalah web browser. agar semua script yang masuk kategori ini dapat diterjemahkan oleh web browser maka di dalam web browser terdapat sebuah komponen/modul/ “engine” yang memiliki daftar pustaka (library) yang mampu mengenali semua perintah-perintah yang terdapat pada kategori client side scripting. berikut contoh web browser yang populer digunakan: internet explorer, mozilla firefox, opera, safari.  Berikut adalah contoh client side scripting: HTML (hypertext markup language), java script, XML (extensible markup language), CSS (cascading style sheet). client side scripting merupakan script yang digunakan untuk membuat halaman web statis.

Perbandingan

Server Side Scripting
  • Mekanisme pemanggilan program dan pengambilan output program dilakukan oleh web server (CGI)
  • Tidak tergantung pada browser
  • Script dieksekusi di client (web browser)
  • Dapat melihat, menulis, dan mengedit semua jenis file script yang ada didalam server
  • Hak akses tidak dibatasi dan dapat mengakses seluruh halaman web
  • Ada client yang meminta request
  • Eksekusi program dilakukan di server
  • Mengirimkan hasil ke client
Client Side Scripting
  • Tergantung browser
  • Skript dieksekusi di browser
  • Script-script penting tidak dapat dilihat seperti halnya pada file HTML, java script, dan php
  • Hak akses dibatasi untuk mengakses suatu web
  • Kode program didownload bersama dengan halaman web
  • Bersifat interpreter dan diterjemahkan oleh browser
  • Model eksekusinya simple dan skrip dapat dijadikan satu dengan HTML

Contoh
Client Side Scripting
  • HTML
  • CSS
  • JavaScript
  • XML
Server Side Scripting
  • PHP
  • ASP
  • ASP.NET
  • JAVA SERVER PAGE
Kelebihan

Server side programming 
  • Cross platform : tidak tergantung dengan browser tertentu
  • Optimasi dan pemeliharaan dilakukan di browser
  • Dapat mengakses database dan tidak tergantung dengan keamanan
  • Menambah kekuatan server
  • Kode program aman
Client side programming 
  • Waktu eksekusi relative lebih cepat dari script sisi server
  • Dalam hal tertentu kita lebih memerlukan client side daripada server side misalnya untuk menu, control elemen halaman web dan validasi form.
Kekurangan

Server side programming 
  • Proses transfer data lebih lama karena hanya hasil eksekusi server yang dikirim ke client. Tetapi untuk saat ini kekurangan tersebut bisa diatasi dengan adanya peningkatan performa computer dan  komunikasi jaringan yang lebih baik.

Client side programming 
  • Keamanan kurang terjamin karena script bisa dibaca dan dilihat oleh orang lain sehingga script bisa di copy-paste dan diubah oleh orang lain.

Pengertian Client Side Dan Server Side Program


Server Side merupakan teknologi webpage yang menerapkan jenis pemrograman web dimana semua sintaks dan perintah program yang diberikan akan dijalankan/diproses di web server, kemudian hasilnya dikirimkan ke browser pengguna dalam bentuk HTML biasa. Sehingga pengguna tidak dapat melihat kode asli yang ditulis dalam bentuk server side programming seperti; CGI/Perl Active Server Page, PHP, Cold Fussion dan lain-lain. Contoh lain dari teknologi webpage yang bersifat server side adalah mesin pencari(search engine).


Server Side bertolak belakang dengan Clien Side, semua program yang diminta oleh browser akan dieksekusi dari server tersebut, pengunjung hanya mendapat informasi dari hasil olahannya, sistem ini lebih aman daripada Clien Side, bagi Anda mungkin akan segera berminat untuk menggunakan sistem Server Side, Eeeeiiiiit! tunggu dulu bro! semua ada harganya, untuk membangun Server Side diperlukan kapasitas server yang cukup besar dan berbagai tambahan herdware untuk menampung data. Tapi bagi Anda yang ingin membangun situs besar dan cukup berpengaruh dalam dunia Internet maka sistem mutlak dperlukan, harga yang mahal untuk membangun sistem Server Side tidaklah seberapa bila dibandingkan dengan hancurnya situs Anda ketika situs Anda sedang menjaya yang disebabkan oleh golongan orang yang iri dan ingin mengakhiri kejayaan Anda.


Client Side merupakan teknologi webpage yang menerapkan jenis pemrograman web dimana semua sintaks dan perintah program dijalankan di web browser sehingga ketika client meminta dokumen yang mengandung script, script tersebut akan diambil dari web server kemudian dijalankan di web briwser yang bersangkutan. Contoh dari Client Side Programming seperti : Java Script, VbScript, HTML.

Wednesday, August 28, 2013

Pengertian microsoft access dan software yang dibutuhkan



 
Microsoft Access adalah suatu program aplikasi basis data komputer relasional yang digunakan untuk merancang, membuat dan mengolah berbagai jenis data dengan kapasitas yang besar.Aplikasi ini menggunakan mesin basis data Microsoft Jet Database Engine, dan juga menggunakan tampilan grafis yang intuitif sehingga memudahkan pengguna. Versi terakhir adalah Microsoft Office Access 2007 yang termasuk ke dalam Microsoft Office System 2007.
Microsoft Access dapat menggunakan data yang disimpan di dalam format Microsoft Access, Microsoft Jet Database Engine, Microsoft SQL Server, Oracle Database, atau semua kontainer basis data yang mendukung standar ODBC. Para pengguna/programmer yang mahir dapat menggunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang kompleks, sementara para programmer yang kurang mahir dapat menggunakannya untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi yang sederhana. Access juga mendukung teknik-teknik pemrograman berorientasi objek, tetapi tidak dapat digolongkan ke dalam perangkat bantu pemrograman berorientasi objek. 
Komponen Utama (Object)

1. Table
Table adalah objek utama dalam database yang digunakan untuk menyimpan sekumpulan data sejenis dalam sebuah objek. Table terdiri atas :
a. Field Name : atribut dari sebuah table yang menempati bagian kolom.
b. Record : Isi dari field atau atribut yang saling berhubungan yang menempati bagian baris.
 2. Query ( SQL / Structured Query Language )
Query adalah bahasa untuk melakukan manipulasi terhadap database. Digunakan untuk menampilkan, mengubah, dan menganalisa sekumpulan data. Query dibedakan menjadi 2, yaitu :
a. DDL (Data Definition Language) digunakan untuk membuat atau mendefinisikan obyek-obyek database seperti membuat tabel, relasi antar tabel dan sebagainya.
b. DML (Data Manipulation Language) digunakan untuk manipulasi database, seperti : menambah, mengubah atau menghapus data serta mengambil informasi yang diperlukan dari database.
3. Form
Form digunakan untuk mengontrol proses masukan data (input), menampilkan data (output), memeriksa dan memperbaharui data.
4. Report
Form digunakan untuk menampilkan data yang sudah dirangkum dan  mencetak data secara efektif.
C. Tipe Data
Field - field dalam sebuah tabel harus ditentukan tipe datanya. Ada beberapa tipe data  dalam Access, yaitu :
1. Text
Text digunakan untuk field alfanumeric (misal : nama, alamat, kode pos, telp), sekitar 255 karakter tiap fieldnya.
2. Memo
Memo dapat menampung 64000 karakter untuk tiap fieldnya, tapi tidak bisa diurutkan/diindeks.
3. Number
Number digunakan untuk menyimpan data numeric yang akan digunakan untuk proses perhitungan matematis.
4. Date/Time
5. Currency
6. Auto Number
7. Yes/No
8. OLE Object
OLE Object digunakan untuk eksternal objek, seperti bitmap atau file suara.
9. Hyperlink
10. Lookup Wizard
Jika menggunakan tipe data ini untuk sebuah field, maka bisa memilih sebuah nilai dari tabel lain atau dari sebuah daftar nilai yang ditampilkan dalam combo box.
D. Membuat Database (New Project) dengan Microsoft Access
Langkah – langkah untuk membuka Microsoft Access dan membuat database :
1. Click Start ->All Program -> Microsoft Office ->Microsoft Access
2. Kemudian akan tampil jendela Microsoft Access,lalu click Blank Database untuk membuat database.
3.Ketik nama database yang Anda inginkan kemudian click tombol create.
 E. Membuat Table
Langkah – langkah untuk membuat tabel :
1. Click tab Create pada jendela
2. Click Table Design pada ribbon Tables
3. Masukkan nama field beserta tipe datanya, kemudian simpan tabel (Ctrl+S).
4. Kemudian click ribbon View pada tab Home, lalu pilih Datasheet View untuk masukkan data ke dalam tabel.
 F. Table Relationship
Table Relationship adalah relasi atau hubungan antara beberapa tabel. Relasi antar tabel dihubungkan oleh primary key dan foreign key. Untuk membuat relationship maka masing-masing tabel harus memiliki primary key dan foreign key untuk dapat menghubungkan antara tabel induk dengan tabel anak. Sehingga diperlukan teknik normalisasi terlebih dahulu sebelum membuat relationship antar tabel. Normalisasi merupakan proses pengelompokkan data elemen menjadi tabel yang menunjukkan entitas dan relasinya.
a. Primary Key
Tabel memiliki primary key, yaitu suatu atribut yang tidak hanya mengidentifikasi secara unik suatu kejadian tetapi juga mewakili setiap kejadian dari suatu entitas.
b. Foreign Key
Foreign key adalah atribut yang melengkapi relationship dan menunjukkan hubungan antara tabel induk dengan tabel anak. Foreign key ditempatkan pada tabel anak.
Database Relasional Dalam Microsoft Access
a) Nama Database
Dalam hal ini saya akan membangun Relasional antar tabel yang saling terintegrasi pada database yang diberi nama database. Adapun tabel-tabel yang akan di isi dan direlasikan adalah tabel Karyawan,tabel Pengunjung,tabel Kamar,Tabel Fasilitas dan tabel Pemesanan.
b) Field Name dan Data Type masing-masing Tabel
1. Tabel Karyawan
.0
2. Tabel Pengunjung

3. Tabel Fasilitas

4. Tabel Kamar

5. Tabel Pemesanan

c) Pengisian data pada Query masing-masing Tabel
Setelah Field name dan Data typenya ditentukan maka langkah selanjutnya adalah mengisi data pada field-field tadi dengan mengklik Menu Fiew -> Datasheet View kemudian akan muncul tampilan tabel berdasarkan field yang ditentukan dan lakukan pengisian sesuai dengan field-field tersebut. Adapun tampilan masing-masing tabel yaitu :
Tabel Karyawan

PENGERTIAN VB DAN SOFTWARE YANG DIBUTUHKAN DALAM VB

 PENGERTIAN VB

 
Microsoft Visual Basic (sering disingkat sebagai VB saja) merupakan sebuah bahasa pemrograman yang menawarkan Integrated Development Environment (IDE) visual untuk membuat program perangkat lunak berbasis sistem operasi Microsoft Windows dengan menggunakan model pemrograman (COM), Visual Basic merupakan turunan bahasa pemrograman BASIC dan menawarkan pengembangan perangkat lunak komputer berbasis grafik dengan cepat, Beberapa bahasa skrip seperti Visual Basic for Applications (VBA) dan Visual Basic Scripting Edition (VBScript), mirip seperti halnya Visual Basic, tetapi cara kerjanya yang berbeda.[1] Para programmer dapat membangun aplikasi dengan menggunakan komponen-komponen yang disediakan oleh Microsoft Visual Basic Program-program yang ditulis dengan Visual Basic juga dapat menggunakan Windows API, tapi membutuhkan deklarasi fungsi luar tambahan.[1] Dalam pemrograman untuk bisnis, Visual Basic memiliki pangsa pasar yang sangat luas.[1]Dalam sebuah survey yang dilakukan pada tahun 2005, 62% pengembang perangkat lunak dilaporkan menggunakan berbagai bentuk Visual Basic, yang diikuti oleh C++, JavaScript, C#, dan Java.

Aplikasi yang dibutuhkan Pada VB 6

Setelah pada postingan kami sebelumnya bahwa anda sudah mengerti Pengertian dari Vsial Basic 6.0, sekarang anda harus tahu aplikasi apa saja yang dibutuhkan untuk membuat Program atau Aplikasi menggunakan VB 6 ini.

Berikut adalah Listnya
1. Sediakan Komputer / Laptop
2. Aplikasi Visual Studio atau VB 6
3. Database :
  • MS Office Access
  • MySQL
  • SQL Server
  • Oracle dll
4. Reporting :
  • Crystal Report
Catatan :
Untuk Point no 1 (komputer) karena VB 6 berbasis windows maka anda bisa menggunakan Windows XP, Vista, Windows 7 ataupun windows 8
Untuk Poin No. 3 (Database) anda bisa memilih salah satu dari list diatas, karena untuk pembelajaran maka di tutorial VB ini akan kami bahas lebih banyak ke database MS Office Access

PENGERTIAN SQL SERVER DAN CONTOHNYA

Pengertian SQL server Dan Contohnya

Saya akan share tentang SQL Server dan Contohnya pake Font baru ,lumayan dapet saran semoga tidak bosan untu membacanya yahh,,
 pasti kalian membutuhkannya kok :D
Akupun butuh ,untuk dapet bukunya lalu saya bagi-bagi deng ..hehe
 
SQL Server adalah sistem manajemen database relasional (RDBMS) yang dirancang untuk aplikasi dengan arsitektur client/server. Istilah client, server, dan client/server dapat digunakan untuk merujuk kepada konsep yang sangat umum atau hal yang spesifik dari perangkat keras atau perangkat lunak. Pada level yang sangat umum, sebuah client adalah setiap komponen dari sebuah sistem yang meminta layanan atau sumber daya (resource) dari komponen sistem lainnya. Sedangkan sebuah server adaah setiap komponen sistem yang menyediakan layanan atau sumber daya ke komponen sistem lainnya.
Inilah Contoh SQL Server yg di jalankan di MS Excel yg berhasil saya buat smoga anda pun bisa
  1. Pertama-tama buat databasenya..Asumsi database sudah dibuat dengan database name “dbtest”, nama tabel “mhs”. Berikut ini ilustrasi data yang sudah dubuat.
  2. data
    data
  3. Buat Excel add-in project. Langkahnya sebagai berikut:
    1. Buka Visual Studio 2008
    2. Pilih File -> New -> Project
    3. Di kotak Product Types, pilih Visual C#, kemudian pilih Office, kemudian pilih 2007
    4. Di kotak Tamplate, pilih Excel 2007 Add-in
    5. Di dalam kotak nama, ketik ExcelAddIn1
    6. Klik Ok
  4. Pada ThisAddIn class tambahkan kode berikut:
  5. private void ThisAddIn_Startup(object sender, System.EventArgs e)
    {
       SqlDataReader reader = null;
       string myConnectionString = "Data Source=.\\SQLEXPRESS;Initial Catalog=dbtest;Integrated Security=True;";
       SqlConnection myConnection = new SqlConnection(myConnectionString);
       string myInsertQuery = "SELECT npm,nama FROM mhs";
       SqlCommand myCommand = new    SqlCommand(myInsertQuery);
       myCommand.Connection = myConnection;
       myConnection.Open();
       reader = myCommand.ExecuteReader();
       Excel.Worksheet activeWorksheet = ((Excel.Worksheet)Application.ActiveSheet);
       Excel.Range cellB1 = activeWorksheet.get_Range("B1", missing);
       cellB1.Value2 = "NPM";
       cellB1.EntireColumn.ColumnWidth = 10;
       Excel.Range cellC1 = activeWorksheet.get_Range("C1", missing);
       cellC1.Value2 = "Nama";
       //Mencetak isi table mhs ke excel dari cell B2
       int counter = 2; //Set awal baris
       while (reader.Read())
       {
          cellB1.get_Offset(1, 0).Value2 = (String)reader[0];
          cellC1.get_Offset(1, 0).Value2 = (String)reader[1];
          counter++;
       }
       myCommand.Connection.Close();
    }

  6. Tambahkan using System.Data.SqlClient;
  7. Run program dengan menekan tombol F5
  8. Beginilah hasilnya
  9. hasil
    HASIL

CARA MENGINSTAL APPSERV

CARA MENGINSTAL APPSERV
Bagaimana cara install AppServ ???
Siapkan program AppServ sebelum install.
       Download program AppServ dari http://www.appservnetwork.com anda dapat memilih versi 2.4.x or 2.5.x.
          2.4.x adalah versi Superb stable untuk semua user, akan tetapi menggunakan versi PHP 4.x yang berjalan baik untuk kode PHP lama.
          2.5.x adalah Rock function. Versi ini menyediakan versi terbaru dari Apache, PHP, MySQL dan bersifat eksperimen.


AppServ Installation Step by Step.

       1. Klik dua kali appserv-win32-x.x.x.exe untuk install AppServ di komputer anda.

          

                                             Gambar 1 AppServ Welcome Screen

       2. License Agreement : AppServ berada dibawah lisensi GNU/GPL. Anda harus membaca persetujuan ini sebelum install.
           If you agree for this license click Next to go to next step. If you not agree click Cancel to cancel install. 

          

                                           Figure 2 GNU/GPL License Agreement screen.

       3. Choose Install Location: AppServ default location is C:AppServ. If you need to change destination
           click Browse botton to change your destination for AppServ program and then click Next to go to next step.
          

                                            Figure 3 Choose Install location screen.

       4. Select Components : AppServ default package components it's checked all package.
           If you need to choose some package to install. You can click at check box.
                 - Apache HTTP Server is a Web Server.
                 - MySQL Database is a Database Server.
                 - PHP Hypertext Preprocessor is a PHP Programming processor.
                 - phpMyAdmin is a MySQL Database control via WWW.
           If you complete choosing it click Next to go next step.
          

                                          Figure 4 Choose Package Components screen.

       5. Apache Configuration : This screen for specify Apache configure.
                 Server Name   You must specify Server Name e.g. www.appservnetwork.com.
                 Admin Email    You must specify Admin Email e.g. root@appservnetwork.com
                 HTTP Port       You must specify HTTP port for Apache Web Server.
          

                                        Figure 5 Apache Web Server configure screen.

       6. MySQL Configuration :
                 Root Password        You must enger root password for MySQL Database.
                                              Default user for this password is  root .
                 Character Sets        Specify for data storage language and collations.
                 Old Password          If you have problem when you coding PHP code with Old MySQL API.
                                              And found error Client does not support authentication protocol requested by server;
                                                                    consider upgrading MySQL client
                                              You must check this option to avoid error.
                                         
                 Enable InnoDB        If you use InnoDB must check this option.
          

                                        Figure 6 MySQL Database configure screen.

       7. Complete AppServ setup : Setup ask for start Apache and MySQL immediately.
           Click Finish to end this setup and AppServ prompt to use.

CARA MENGINSTAL MY SQL FRONT

CARA MENGINSTAL MY SQL FRONT
MySql-Front ini berfungi sebagai software untuk mempermudah kita melakukan manajemen database mysql kita, sehingga kita bisa dengan mudah membuat database, mengubah database, menambah table dan field-field, serta melihat data-data pada database kita. MySql-Front ini dapat didownload disini
Cara Installnya adalah sebagai berikut:
Klik tombol Next pada form diatas, maka akan tampil form baru seperti dibawah ini:
Pilih option “I accept the agreement” kemudian klik tombol Next pada form diatas, maka akan tampil form baru seperti dibawah ini:
Klik tombol Next pada form diatas, maka akan tampil form baru seperti dibawah ini:
Klik tombol Next pada form diatas, maka akan tampil form baru seperti dibawah ini:
Klik tombol Next pada form diatas, maka akan tampil form baru seperti dibawah ini:
Klik tombol Install pada form diatas, maka akan tampil form baru seperti dibawah ini:
Klik Finish, maka akan terbuka jendela MySql-Front, kemudian lakukkan setting koneksi seperti berikut:
Klik tombol New pada form diatas, maka akan tampil form baru seperti dibawah ini:
Isikan nama koneksi pada Login Information Name pada form diatas, kemudian klik Tab Connection
Ketikkan nama Server pada form diatas, kemudian klik Tab Login
Isikan User name :  root pada form diatas, kemudian tekan tombol OK sampai masuk ke jendela MySql-Front seperti dibawah ini:
 
MySql-Front siap digunakan, selamat mencoba,

CARA MENGINSTAL XAMPP


Cara Instal Xampp

Untuk membuat website, sebelum benar-benar mengonlinekannya kita bisa membuatnya di komputer terlebih dahulu. Caranya adalah dengan menginstal aplikasi server localhost di PC kita.
Salah satu aplikasi server localhost dan yang paling banyak digunakan adalah XAMPP. Aplikasi ini dibuat oleh Apache Friends dan installer-nya bisa langsung diunduh dari situs mereka. Saat ini yang paling baru adalah versi 1.8.1.
XAMPP sendiri ada dua macam, yakni paket komplit dan satunya lagi adalah paket portable lite.
XAMPP paket komplit itu isinya adalah:
  • Apache
  • MySQL
  • PHP
  • phpMyAdmin
  • FileZilla FTP Server
  • Tomcat
  • Strawberry Perl Portable
  • XAMPP Control Panel
Sedangkan XAMPP Portable Lite isinya hanya aplikasi PHP dan MySQL, lebih enteng dan cocok buat yang sering memakai kedua aplikasi tersebut.
Nah, kali ini saya akan menuliskan tentang panduan cara instal XAMPP di PC. Berhubung saya pakainya Windows, maka panduan ini juga diperuntukkan PC Windows ya.

Cara Instal XAMPP di Windows

  1. Download aplikasi XAMPP xampp-win32-1.8.1-VC9-installer.exe.
  2. Dobel klik file xampp yang baru saja Anda download, selanjutnya akan muncul jendela “installer language” seperti di bawah ini:
    instal xampp, xampp localhost
  3. Selanjutnya pilih bahasa. Pilih yang Bahasa Inggris (English). Klik OK.
  4. Kadang pada proses ini muncul pesan error. Jika ada, abaikan saja dan lanjutkan dengan klik OK dan YES.
    2-instal-xampp

    3-instal-xamp
  5. Berikutnya akan muncul jendela yang isinya meminta Anda menutup semua aplikasi yang sedang berjalan. Jika semua aplikasi sudah ditutup, maka klik tombol Next.
    4-instal-xampp
  6. Selanjutnya Anda akan diminta untuk memilih aplikasi yang mau diinstal. Centang saja semua pilihan dan klik tombol Next.
    5-instal-xampp
  7. Kemudian Anda akan diminta untuk menentukan lokasi folder penyimpanan file-file dan folder XAMPP. Secara default akan diarahkan ke lokasi c:\xampp. Namun jika Anda ingin menyimpannya di folder lain bisa klik browse dan tentukan secara manual folder yang ingin digunakan. Jika sudah selesai, lanjutkan dan klik tombol Install.
    6-instal-xampp
  8. Tunggu beberapa menit hingga proses intalasi selesai. Jika sudah muncul jendela seperti di bawah ini, klik tombol Finish untuk menyelesaikannya.
    7-instal-xampp
  9. Berikutnya, akan muncul jendela dialog seperti gambar di bawah ini yang menanyakan Anda apakah mau langsung menjalankan aplikasi XAMPP atau tidak. Jika ya, maka klik YES.
    8-instal-xampp

Cara Menjalankan Aplikasi XAMPP

  1. Bukalah aplikasi XAMPP, bisa melalui Start Menu atau Desktop, dan klik icon XAMPP. Atau, jika Anda membukanya begitu proses instalasi selesai maka klik Yes seperti yang terlihat pada gambar di atas.
  2. Setelah terbuka, silahkan klik tombol Start pada kolom Action sehingga tombol tersebut berubah menjadi Stop. Dengan mengklik tombol tersebut, artinya itulah aplikasi yang dijalankan. Biasanya jika saya menggunakan XAMPP, yang saya start hanyalah aplikasi Apache dan MySQL, karena saya tidak memerlukan aplikasi seperti Filezilla, dan lain-lain.
    9-instal-xampp

    10-instal-xampp
  3. Sekarang bukalah browser kesukaan Anda, dan coba ketikkan http://localhost/xampp di address bar. Jika muncul tampilan seperti gambar di bawah ini, instalasi telah berhasil.
    11-instal-xampp
Selamat, akhirnya Anda berhasil menginstal aplikasi XAMPP. Sekarang komputer Anda sudah berfungsi seperti server dan bisa menjalankan aplikasi-aplikasi berbasis web.